Menciptakan Rumah Sehat bisa lebih mudah dari yang Anda
pikirkan.
Menciptakan rumah sehat bergizi adalah salah satu langkah
terpenting yang dapat Anda lakukan untuk memastikan kesehatan anak Anda. Untuk
memulai, buatlah pilihan makanan cerdas, dan bantu anak Anda mengembangkan
hubungan positif dengan makanan sehat. Anak-anak Anda akan belajar tentang
kecerdasan makanan dari teladan Anda.
Berikut adalah 10 tips untuk mendapatkan anak-anak makan
makanan sehat:
1. Jangan membatasi makanan. Membatasi makanan meningkatkan
risiko anak Anda dapat mengalami gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia
di kemudian hari. Hal ini juga dapat berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan
perkembangan. Juga dengan membatasi makanan Anda justru akan meningkatkan
risiko makan berlebih di kemudian hari yang akan menyebabkan kenaikan berat
badan.
2. Simpan makanan sehat di tangan. Anak-anak akan makan apa
yang tersedia. Jauhkan buah dalam mangkuk di atas meja, jangan dikubur di
bagian lemari es yang lebih dingin. Ingat, anak Anda hanya bisa memilih makanan
yang Anda stok di rumah, dengan membatasi 'junk food' Anda akan, secara
default, mengajari anak Anda cara memilih makanan yang lebih sehat.
3. Jangan memberi label makanan sebagai "baik"
atau "buruk". Sebagai gantinya, ikat makanan dengan hal-hal yang
disukai anak Anda, seperti olahraga, akademisi dan hobi. Biarkan anak Anda tahu
bahwa protein tanpa lemak seperti kalkun dan kalsium dalam produk susu memberi
kekuatan pada kinerja olahraga dan akademis mereka, antioksidan pada buah dan
sayuran menambah kilau pada kulit dan rambut dan karbohidrat dalam biji-bijian
akan memberi mereka energi untuk dimainkan.
4. Puji pilihan sehat. Beri senyum sombong kepada anak-anak
Anda dan beritahu mereka betapa pintarnya mereka saat mereka memilih makanan
sehat. Anak-anak berkembang dengan penguatan positif!
5. Jangan mengomel tentang pilihan yang tidak sehat. Jika
anak Anda memilih makanan yang tidak sehat jarang, abaikan saja. Namun, jika
anak Anda selalu menginginkan makanan berlemak, gorengan, redirect pilihannya.
Anda bisa mencoba memanggang kentang di oven (dilemparkan hanya sedikit minyak)
daripada membeli kentang goreng. Atau, jika anak Anda menginginkan permen, Anda
bisa membuat stroberi segar yang dicelupkan ke dalam saus cokelat kecil.
Terlalu sibuk? Kemudian simpan buah kering alami di rumah dengan cemilan cepat.
Dengan usaha yang konsisten, perubahan selera akan berubah
dan segera anak Anda akan mendambakan makanan sehat.
6. Jangan pernah menggunakan makanan sebagai hadiah. Hal ini
bisa menimbulkan masalah berat badan di kemudian hari. Sebagai gantinya,
pahamilah anak-anak Anda dengan sesuatu yang fisik dan menyenangkan - mungkin
perjalanan ke taman atau permainan tangkapan cepat.
7. Duduklah ke makan malam keluarga di malam hari. Jika ini
bukan tradisi di rumah Anda, seharusnya begitu. Penelitian menunjukkan bahwa
anak-anak yang makan malam di meja makan dengan orang tua mereka memiliki gizi
lebih baik dan cenderung tidak mendapat masalah serius seperti remaja. Mulailah
dengan satu malam dalam seminggu, dan kemudian bekerja sampai tiga atau empat,
untuk secara bertahap membangun kebiasaan itu.
8. Siapkan piring di dapur. Di sana Anda dapat menempatkan
porsi makanan yang sehat dari setiap piring makan setiap orang. Anak-anak Anda
akan belajar mengenali ukuran porsi yang benar. Terlalu sering orang pergi
untuk beberapa detik dan bahkan pertiga hanya karena makanannya ada di sana.
Anda mungkin menyadari bahwa Anda membutuhkan lebih sedikit makanan untuk
merasa kenyang!
9. Beri anak-anak kendali. Mintalah anak-anak Anda untuk
mengambil tiga gigitan semua makanan di piring mereka dan beri nilai, seperti
A, B, C, D, atau F. Bila makanan sehat - terutama sayuran tertentu - dapatkan
nilai tinggi, serahkan lebih banyak . Tawarkan barang-barang yang tidak disukai
anak-anak Anda lebih jarang. Hal ini memungkinkan anak-anak Anda berpartisipasi
dalam pengambilan keputusan. Toh, makan adalah urusan keluarga!
10. Konsultasikan dengan dokter anak Anda. Selalu berbicara
dengan dokter anak Anda sebelum memasukkan anak Anda ke dalam makanan, mencoba
membantu anak Anda bertambah berat badan, atau membuat perubahan signifikan
pada jenis makanan yang dimakan anak Anda. Jangan pernah mendiagnosis anak Anda
terlalu berat, atau terlalu kurus, sendiri. Jika perubahan berat badan
dianjurkan cari bantuan seorang ahli diet.


Post A Comment:
0 comments: